Ta’ziah atau melawat adalah berkunjung ke rumah orang yang sedang tertimpa musibah kematian, untuk menghiburnya. Dalam hal ini kita dianjurkan menguatkan mental mereka dan menasehatinya agar mereka tetap bersabar. Selain itu kita dianjurkan memberikan sumbangan baik berupa uang maupun makanan. Sebab keluarga yang tertimpa musibah sibuk dengan kesedihan masing-masing, sehingga tidak sempat menjamu para tamu yang datang. Abullah bin Ja’far ra. mengatakan, sewaktu datang berita terbunuhnya Ja’far, Rosulullah saw. bersabda, "Hendaklah kamu membuat makanan untuk keluarga Ja’far, karena telah datang kepada mereka sesuatu yang menyibukkan mereka". (HR. Imam yang lima, kecuali Nasai)

Etika orang berta’ziah, anta lain:

  1. menyampaikan doa: "adhomallaahu ajroka zoa ahsana azaka waghofaro limayyitika." (Semoga Allah mengagungkan pahalamu, membaguskan kesabaranmu, dan memberi ampun kepada mayatmu yaitu orang yang meninggal);
  2. hindari perbicaraan yang menambah sedih keluarga yang tertimpa musibah;
  3. hindari canda-tawa, apalagi sampai terbahak-bahak;
  4. usahakan turut mensholati mayat dan mengantar ke pemakaman hingga selesai mayat dikuburkan.



Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS
Al Quran Online
Anda juga bisa menggunakan navigasi berdasarkan surat yang telah disediakan dibawah ini:
Surat 
Pencarian Ayat Al Quran
Anda juga bisa menggunakan pencarian Alquran tentang sesuatu (contoh: sholat,zakat,puasa) :
Tentang
Today's Quote
"Pengetahuan tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup; kita harus melakukannya.(Johann Wolfgang von Goethe)"