Ta’ziah atau melawat adalah berkunjung ke
rumah orang yang sedang tertimpa musibah kematian, untuk menghiburnya. Dalam
hal ini kita dianjurkan menguatkan mental
mereka dan menasehatinya agar mereka tetap bersabar.
Selain itu kita dianjurkan memberikan sumbangan baik berupa uang maupun
makanan. Sebab keluarga yang tertimpa musibah sibuk dengan kesedihan masing-masing,
sehingga tidak sempat menjamu para tamu yang datang.
Abullah bin Ja’far ra.
mengatakan, sewaktu datang berita terbunuhnya Ja’far, Rosulullah saw. bersabda,
"Hendaklah kamu membuat makanan untuk keluarga Ja’far, karena telah datang
kepada mereka sesuatu yang menyibukkan mereka". (HR. Imam yang lima,
kecuali Nasai)
Etika orang berta’ziah, anta lain:
-
menyampaikan doa: "adhomallaahu
ajroka zoa ahsana azaka waghofaro limayyitika." (Semoga Allah mengagungkan pahalamu,
membaguskan kesabaranmu, dan memberi ampun kepada mayatmu yaitu orang yang meninggal);
-
hindari perbicaraan yang menambah
sedih keluarga yang tertimpa musibah;
-
hindari canda-tawa, apalagi
sampai terbahak-bahak;
- usahakan turut mensholati mayat dan mengantar ke pemakaman hingga selesai mayat dikuburkan.
PDF
Arsip